Celoteh

[Celoteh] Kesabaran Setipis Tisu ???

Gambar: Google/Kompasiana

Ada yang ngomong “sabar ada batasnya” “kesabaran gw setipis tisu” blablabla..

Hhhhmmm…. tapi kayanya setelah gw pikir-pikir, kalau “sabar” ada batasnya, yaa berarti belum bisa dianggap sabar dong kalau gitu.. Mungkin yang pas untuk membenarkan/mengganti itu yaaa “iman lu masih belum kuat untuk melakukan kesabaran itu“.

Naaahh ituuu,… karena mungkin, sejatinya sabar itu yaaa tanpa batas yang dibarengin sama imannya untuk melakukan sesuatu/kehendak, kalau gak kuat iman, yaaa “sabar” itu pasti jatuh karena gak ada dasarnya itu (iman)

Karena ada yang bilang kan “kesabaran itu susah lho, mahal juga” yaaa berarti mungkin imannya kuat untuk menahan hal itu..

Kalau “kesabaran” itu ada batasnya, apa batasnya?? apa kalau udah mencapai batas terus lu bisa marah-marah? dan meng-claim kalau “gw udah sabar lhoo.. blablabla“.. gak dong yaaaa.. Dan kalau dibilang “sabar batasnya sampai mati?” kayanya gak juga deh, karena (disclaimer: hanya untuk yg percaya sama hal ini)… yang mati aja yaa badannya, sosok fisiknya,.. tapi jiwanya masih sabar tuh nunggu antrian “jembatan kematian” dan sabar buat masuk surga, itu sabar juga kan untuk jiwanya..

Jadi mungkiiin, jangan salahin “kesabaran” lu, tapi coba lihat “iman” lu seberapa tinggi untuk melakukan kesabaran itu biar jadi terbiasa untuk melakukan itu

Benar tidaaak? koreksi jika saya salah 🙂

Related Article

Pradja DJ

M untuk Mini dan W untuk Wumbo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Back to top button
Advertisment ad adsense adlogger