Celoteh

[Celoteh] Mari Ngebahas Tentang “Google AdSense di Indonesia Kecil”

Jadi.. artikel ini terinspirasi dari salah satu Vlogger Indonesia yang berkonten je-Jepang-an yaitu Andhika Sarasono yang ngebahas tentang CPM Indonesia yang kecil. Nah, yang harus diketahui buat temen-temen yang bermain Adsense entah itu dari Google Adsense, atau dari platform lainnya yang gak bisa gw sebutin satu-satu. Sebenernya artikel ini hanya tambahan aja dari Vlognya Andhika-niisan (yaak, gw panggil niisan karena dia lebih tua dari gw, gw masih muda eeyy.. hehe //plak :3)

*WARNING : ARTIKEL INI BAKAL PANJANG DAN SIAPKAN HATI DAN JIWA KALIAN UNTUK MEMBACANYA*

Jadi sebelum ngelanjut kebawah, kita kenalan secukupnya sama yang berkepentingan disini, yaitu ada 3 biji, si Adsense, si CPM dan si Monetize.

  1. Apa itu Adsense? singkatnya adalah IKLAN (gw juga tau anj—), eits eits kalem.. pembahasan apa itu Adsense ada dibawah dan Adsense gak cuma ada di Google aja, tapi ada di platform lain juga ada dan gw disini ngomongin tentang Adsense secara global, BUKAN ngomongin tentang Google AdSense aja *meskipun gw disini lebih ngarahnya ke Google sih //plak*.
  2. CPM itu adalah hitung-hitungan IKLANnya. Kalian akan dibayar setelah hitung-hitungannya selesai. Maksudnya? nanti baca dibawah, sekarang lanjut ke nomor 3
  3. Monetize itu adalah meng-UANG-kan. Lu punya apa? (misal channel YouTube) ya channel lu itu bisa lu UANG-kan atau lu punya Website/Blog, ya itu juga bisa di UANG-kan dengan cara “Pasang Iklan Disini, Dijamin UNTUNG“. Sampe sini ngerti? kalo udah ngerti, yaudah TINGGALIN halaman ini, kalo belom ngerti, lanjut baca kebawah.

Nomor 1, Adsense. Globalnya, Adsense itu adalah sebuah tempat/platform pihak ke-3 untuk kita mendapatkan uang dari brand (bukan tepung beras). Supaya kita bisa dapat uang dari apa yang kita hasilkan di Internet (misal YouTube/Website/Blog), kita bekerjasama dengan si platform tersebut, ya contohnya ke pihak ke-3 untuk dapetin IKLAN, yaitu Google AdSense yang TOPnya lah di DUNIA. Kita bekerjasama dengan Google AdSense dengan cara punya akun Google dan produk apa yang kalian punya, misal kaya gw, gw punya Website dan Blog, yaudah gw bilang ke Google “hoi Google, gw mau daftar, gw punya Website sama Blog nih.. kerjasama yok*dan ternyata gw ditolak 5 kali dari tahun 2008-2013, gak gitu juga sih, eh tapi beneran itu yg ditolak 5 kalinya //plak*. Setelah daftar dan akun lu terverifikasi beserta produk yang lu punya, lu udah punya hak untuk menayangkan iklan yang masuk (contoh) lewat Google AdSense ini dan nanti ada bagi hasilnya. YAIYALAH bagi hasil, kan pake pihak ke-3.

NAH terus gimana dengan yang hanya punya produknya itu Channel YouTube aja? kita lanjut bahas di bagian CPM dibawah ini


Gambar: Google/seroundtable.com

Nomor 2, CPM. YAP.. BENAR APA KATA PIKIRAN KALIAN, karena YouTube itu produk dari Google, dan konten kreator itu menaruh video di platformnya si Google yaitu YouTube, jadilah penghasilannya dibagi lagi antara aku (YouTuber), kamu (YouTubenya) dan dia (Google AdSense), jadi bukan kaya seorang Blogger yang penghasilannya dibagi antara aku dan kamu aja yang gak pake si dia (itulah enaknya jadi BLOGGER). Kalo lu seorang YouTuber, berarti lu harus siap bagi-bagi pendapatan lu karena ibaratnya “LU UDAH NUMPANG DISANA”. Ngehitungnya itu bukan “coy, 50:50 yaak, gw bikin kontennya, lu cariin iklannya” bukan gitu, yang kaya gitu cuma dari YouTube ke Google AdSense doang dengan hitungan YouTube sebesar 45% dan Google AdSense sebesar 55% = 100%, nah kalian (yang seorang YouTuber) dapet duit dari si YouTubenya yang udah punya duit 45% dari hasil kerjasama Google AdSense dengan hitungan ke YouTuber sebesar per 1000 dari impresi yang kalian punya saat iklan tayang di Channel YouTube.

Nah, masing-masing CPM di setiap negara itu beda-beda. Tapi apa sih CPM itu? Kalau kata seorang marketing yang dulu-dulu CPM itu adalah “lu akan dibayar saat mencapai 1000 impresi/tayangan” terus dibayarnya berapa? yaaaaa tergantung yang liat darimana. Contoh misalnya yang ngeliat dari negara Jepang, CPM di Jepang misalnya itu Rp. 30.000 untuk 1000 impresi/tayangan (selebihnya gw tulis impresi aja). Berarti ?????? Mari kita bercerita soal-soalan 😀

Si Tatang punya channel YouTube dengan subskraiber sebesar 1 JUTA dan yang nonton video berjudul “Gw nangis di kamar mandi sambil main skuisi” mencapai 5000 Views dan ternyata juga dapet 5000 Impresi di 1 harinya saat iklan tayang di videonya (karena gak ada yang pake ADBLOCK soalnya yang nonton dari Jepang semuanya -misalnya). Berapakah pendapatan Tatang untuk 1 video tersebut?

Jawabannya kaya begini yak:

Diketahui: CPM Jepang sebesar Rp. 30.000/1000 impresi, video si Tatang mendapat impresi sebanyak 5000.
Ditanya: Berapakah pendapatan Tatang dari 1 video itu untuk 1 harinya dengan total 5000 impresi?

Pakai rumusnya begini:

Total Pendapatan = Harga yang udah ditentuin (misal contoh disini dari Jepang) x (Total Impresi yang kita dapat : 1000 Impresi)

Berarti 「Rp. 30.000 x (5000 : 1000) = Rp. 30.000 x 5 = Rp. 150.000」sebesar Rp. 150.000 untuk Tatang yang berhasil mendapatkan Impresi untuk 1 videonya di 1 hari dari 5000 impresi yang berasal dari Jepang. Nah berarti untuk 1 impresinya, si Tatang akan dibayar sebesar Rp. 30 perak.

Sampai sini ngerti ?? Nah coba kita bandingkan kalau harga CPM dari Indonesia misalnya sebesar Rp. 17.000/1000 Impresi, berarti si Tatang dapet duitnya cuma Rp. 85.000/video/hari dengan total 5000 Impresi itu (itu juga kalo gak ada yang skip iklannya/pake AdBlock penonton di Indonesia) :v

Udah ngerti?? masih ngebahas tentang CPM lagi, karena artikel ini intinya buat ngebahas CPM. Jadi setiap per 1000 itu, pendapatan lu akan di kalkulasi dan menunggu sampai saat kebahagiaan itu datang. (baca dibawah nanti di nomor 3 tentang Monetize)

Terus kenapa para YouTuber merasa kecewa karena pendapatan dari Adsense sedikit? YA KARENA YANG NONTON KEBANYAKAN ORANG INDONESIA, coba yang nonton dari US, dari negara lain yang CPMnya tinggi. Dan perlu diketahui, Perhitungan CPM dari suatu negara itu dihitung dari letak geografi impresi si yang nonton iklannya, bukan dari si user yang geografi/negaranya dari Indonesia. Jadi hilangin persepsi “aah, gw orang Indonesia nih, jadi YouTuber dapet CPMnya kecil banget, kayanya gw harus pindah negara nih biar dapet CPM gede” ITU SALAAAHH !!!!

Jadi untuk para konten video kreator yang ingin CPMnya gede, cobalah bikin konten yang mendunia supaya orang luar mau nonton channel kalian meskipun kalian berasal dari negara INDONESIA dan bisa dapet CPM tinggi. Oh ya, sebagai pengingat aja, para konten kreator video di YouTube itu dapet penghasilannya pun juga dari Google AdSense yang iklannya dilihat oleh kalian termasuk nonton iklannya sampai selesai tanpa skip, makanya kalau ada YouTuber yang bilang “tonton videonya sampai habis” di awal video, itu bisa ada 2 arti, 1 videonya gak boleh di skip-skip karena videonya penting/asik untuk dilihat, dan 2. videonya jangan di skip-skip termasuk iklannya tolong jangan di skip / di blokir pake AdBlock. :v


Nomor 3, Monetize. Monetize itu artinya meng-UANG-kan apa yang kita punya. Contoh di artikel ini yaitu kalian punya Channel YouTube. Kalian bisa dapetin duit dari Channel YouTube dengan syarat dan ketentuan yang berlaku dari YouTube. Nah kalau uang itu udah terkumpul hasil dari CPM, uang yang kita dapat itu akan masuk ke dompetnya Google AdSense. Dan bagaimana cara biar kita dapat uang secara real atau nyata? Yaitu ada batas minimal dimana Google AdSense bisa mengirim duit ke kalian secara nyata dengan SYARAT saldo yang ada di dompet Google AdSense mencapai Rp. 1.000.000 (satu juta) baru duit itu bisa ditarik ke rekening kita (bahasa Inggrisnya Withdraw).

Jadi, dari hasil CPM itu, total total total di kumpulin di dompetnya dan tunggu sampai saat kebahagian itu tiba (saldo mencapai minimal 1 juta) baru kita dapat uang nyatanya yang bukan berupa saldo saja. *Yaaaa~ mending kalo dompet di Google AdSense itu bisa dipake sebelum mencapai minimal, misal di dompetnya ada Rp. 500.000, terus dipake buat belanja di TokoLapak dan bayar pakai Saldo Google AdSense. BEEUUUHH.. gw udah belanja-belanja kaliii* :v

Nah, terus gimana sama nasib seorang Blogger yang dapet penghasilan dari Monetize blognya? Yaa.. rata-rata Blogger pakai Google AdSense (termasuk gw) tapi nge-Blog itu dapet duitnya susah-susah-gampang-enak. Susahnya ya karena BUANYAK yang pake AdBlock, gampangnya ya karena kita cukup bikin konten berupa tulisan dan pengunjung bisa dari luar negeri juga (meskipun rata-rata dari Indonesia juga) tapi seengganya, persentase ngedapetin pengunjung dari luar negeri lebih gampang ketimbang YouTuber, nah itulah enaknya 🙂

Dan enaknya lagi dari seorang Blogger, gak cuma pengunjung yang ngelihat iklannya aja, tapi kalau pengunjung ngeklik blog kita dan tiba-tiba keluar iklan atau ngeklik link yang kita kasih terus ada Short URLnya dan disuruh nunggu 5-10 detik. Itu kita bisa dapet penghasilan juga, jadi gak tertuju di 1 platform Adsense yaitu Google AdSense, tapi banyak Adsense-adsense lain yang bisa kita (para Blogger) pakai 🙂

Dan kenapa alasannya CPM Google AdSense di Indonesia itu rendah? karena ya mungkin:

  1. para pengiklan/advertiser di Indonesia yang beriklan di Google sedikit, atau
  2. para konten kreator/publisher yang ada di Indonesia sekain banyak dan banyak yang pakai Google AdSense, makanya dapet hitungannya hasilnya kecil, atau
  3. para netijen di Indonesia suka ngeblokir iklan, makanya Google AdSense dikitin CPMnya karena dia *mungkin* kesel.. wkwkwkwk

Naaah.. sampai sini jelas ‘kan tentang CPM Google AdSense di Indonesia rendah dan pembahasan Adsense lain beserta CPM dan Monetize itu apa. Kalau masih kurang jelas, silahkan komentar dibawah, tangan gw udah capek ngetik terus 2.5 jam nonstop dan udah jam 4 pagi juga, saatnya gw tidur yaak.. wkwkwk 😀

Sampai jumpa di celotehan lainnya 🙂

Tags

Related Article

Pradja DJ

M untuk Mini dan W untuk Wumbo


*NB: Laporan error tanpa screenshot akan diabaikan. / Error report without screenshot will be declined

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Advertisment ad adsense adlogger